Wisata Sekaligus Belajar Mangrove? Ke Maroon MEP Yuk

LindungiHutan.com, Semarang. Selamat berakhir pekan Sahabat, ada rencana kemana weekend ini? Jika belum ada, mungkin Sahabat bisa mencoba memasukkan Maroon Mangrove Edu Park ke dalam daftar destinasi wisata kalian.

Wisata edukasi mangrove ini hanya berjarak sekitar 300 meter sebelum Pantai Maron, salah satu pantai yang terletak di sebelah barat Semarang, tepatnya di sekitar muara Sungai Silandak. Pengunjung dapat kesini melalui 2 (dua) jalur utama yaitu dari Bandara Ahmad Yani lama atau dapat juga melalui Perumahan Graha Padma Krapyak. Lokasi ini relatif mudah ditemukan karena terdapat plang penunjuk jalan menuju lokasi. Sayangnya, akses jalan menuju tempat ini tak bisa dibilang bagus.

Tapi tidak perlu khawatir, karena sesampainya disana Sahabat akan disuguhkan pemandangan hutan mangrove yang menyejukkan mata.

Kawasan mangrove hasil kerjasama Lanumad Ahmad Yani dan CSR Phapros ini dibangun demi memberi kesempatan pada masyarakat untuk belajar mencintai mangrove. Menumbuhkan kecintaan pada mangrove diharapkan bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir dari ancaman abrasi.

Pengunjung bisa berjalan menyusuri hutan mangrove di jalur yang sudah dibangun. Pohon mangrove yang sudah cukup tinggi di sepanjang jalur membentuk goa sehingga pengunjung tidak perlu merasa kepanasan.

Jenis mangrove yang tumbuh disini didominasi oleh Rhizopora sp. dan Bruguiera sp. Dua jenis yang banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan makanan.

Fasilitas yang ada disini juga terbilang cukup lengkap. Terdapat tempat parkir, aula, mushola, gardu pandang setinggi 10 meter, toilet, dan juga tempat pembibitan.

Lokasi yang dekat dengan bandara juga membuat momen pesawat take off dan landing menjadi incaran pengunjung untuk berfoto dengan background tersebut.

Jadi, sudah menentukan akan kemana weekend kali ini, Sahabat? (Kika/LindungiHutan)

 

Sumber: Phinemo, Piknikasik