Ramadhan Hijau

Ramadhan Hijau, sebuah langkah kecil di bulan suci yang selalu ditunggu dan dinanti oleh masyarakat Indonesia. Bukan bagi masyarakat beragama Islam atau kaum muslimin saja, namun seluruh lapisan penduduk negeri yang toleran serta terdiri atas beragam suku dan kepercayaan ini turut serta merayakan kedatangannya. Hingar bingar dan semarak menggema dari berbagai penjuru negeri. Sebagian menyambut dengan mengadakan bulan penuh keberkahan dengan mengadakan buka bersama. Sebagian yang lain menginisiasi kegiatan bakti sosial berupa pemberian santunan anak yatim, fakir miskin dan golongan kurang mampu. Umat non-muslim pun memberikan penghormatan kepada saudara sebangsa mereka yang melaksanakan ibadah puasa seperti memberikan ucapan dan turut serta menyumbang bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ramadhan Hijau: Gerakan Mencintai Alam di Bulan Ampunan

Kemeriahan tidak hanya berlangsung di dunia nyata saja, jagad media sosial dipenuhi dengan unggahan-unggahan ucapan selamat hingga keseruan aktivitas para netizen. Pada bulan Ramadhan kali ini, LindungiHutan telah resmi merilis agenda besar kedua di tahun 2019 yaitu #HutanMerdeka: ‘Dukung Perjuangan Mereka’. Kampanye Alam tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada #PejuangHutan yang telah mencurahkan pikiran, daya, dan harta guna mendukung pelestarian hutan di Indonesia. Disamping itu, LindungiHutan bekerjasama dengan beberapa komunitas dan startup yang concern di bidang lingkungan hidup meluncurkan challenge #RamadhanHijau di Instagram. Gerakan untuk menumbuhkan semangat cinta lingkungan tersebut muncul sebagai hasil kolaborasi antara #SayaPilihBumi, Hijau_ID, ZeroWasteNusantara, Sustaination dan LindungiHutan.

#RamadhanHijau-Challenge.jpg
Grafis: Tantangan #RamadhanHijau Challenge

Ramadhan Hijau diluncurkan pada 4 Mei dan resmi berlangsung mulai tanggal 6 Mei 2019 Masehi atau 1 Ramadhan 1440 Hijriyah. Salah satu alasan yang melatarbelakangi Ramadhan Hijau dikarenakan kondisi bumi yang semakin memprihatinkan sebagai implikasi penggunaan sampah plastik kemasan, bahan bakar fossil, dan gaya hidup tidak sehat. Ramadhan Hijau terbagi menjadi 24 tantangan yang berbeda setiap harinya. Peserta challenge harus mengunggah postingan yang menunjukkan kegiatan yang mereka lakukan setiap hari ke media sosial Instagram dan me-tag kelima akun inisiator tersebut. Pemenang tantangan Ramadhan Hijau dipilih berdasarkan konsistensi dalam mengikuti intruksi yang telah disediakan. Pun begitu, mereka mempunyai kebebasan untuk berinovasi dan menentukan poin mana yang lebih mudah dikerjakan dahulu. Di pertengahan dan akhir periode, inisiator memilih 20 orang yang berhak mendapatkan apresiasi atas usaha mereka untuk meningkatkan kecintaan kepada alam di bulan suci.

Berikut adalah daftar pemenang Challenge #RamadhanHijau periode pertama dan kedua:

Ramadhan_Hijau_Winner_Part_1.jpg
Grafis: Pemenang Ramadhan Hijau Periode 1
Ramadhan_Hijau_Winners_Part_2.jpg
Grafis: Pemenang Ramadhan Hijau Periode 2

Semua pemenang akan dihubungi oleh salah satu akun Instagram inisiator guna keperluan pendataan hadiah. Nantikan tantangan berikutnya dari LindungiHutan, Relawan dan Partner kami.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah sebuah startup asal kota Semarang yang berfokus pada penggalangan dana dan gerakan pelestarian kawasan hutan. Visi LindungiHutan yaitu “Bersama Menghijaukan Indonesia” dan Misi untuk “Menanam sejumlah penduduk Indonesia pada 2020”. Relawan LindungiHutan saat ini telah tersebar di lebih dari 70 daerah dengan total 4.000 relawan terdaftar.

Blog LindungiHutan adalah media publikasi digital yang berisi tentang kegiatan, kampanye alam dan relawan LindungiHutan.

Kontributor: Nana/LindungiHutan