Rafflesia, Si Cantik Cantik Bau Yang Tidak Hanya Ada Di Bengkulu

Rafflesia, Si Cantik Cantik Bau Yang Tidak Hanya Ada Di Bengkulu

LindungiHutan.com, Semarang. Rafflesia, spesies bunga unik nan langka ini sejak jaman kita sekolah dulu dituliskan hanya ada satu jenis saja, yaitu Rafflesia arnoldii yang tumbuh di hutan-hutan Bengkulu. Tapi Sahabat tahu tidak kalau ternyata selain R. arnoldii, ada jenis rafflesia lain di bumi Indonesia?

Jenis bunga yang sering salah diartikan sebagai bunga bangkai (Amorphophallus titanium) ini ternyata tercatat ada 17 jenis yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Dari 17 jenis tersebut, menariknya terdapat 12 jenis yang ditemukan di Indonesia.

Foto: Rafflesia arnoldii

Selain Bengkulu, Rafflesia juga menjadi flora endemik di Jawa Timur, tepatnya di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Jika di Bengkulu jenisnya R. arnoldii, maka yang terdapat di timur Jawa ini berjenis R. zollingeriana.

R. zollingeriana pertama kali ditemukan di Puger, Jember, oleh Koorders pada 1902, dan dari perjalanan ke Banyuwangi minggu lalu, admin juga menemukan jenis tersebut di daerah Pesanggaran, yang masih masuk kawasan Taman Nasional Meru Betiri.

Foto: Rafflesia zollingeriana (Tempo)

Sedikit berbeda dengan saudaranya, R. zollingeriana memiliki ukuran bunga yang lebih kecil. Apabila mekar sempurna, diameternya hanya berkisar 35-45 cm, bandingkan dengan R. arnoldii yang bisa mencapai 1 meter ketika mekar.

Jumlah dari Rafflesia jenis ini juga ternyata tidak hanya satu. Menurut penelitian pada yang dipublikasikan tahun 1988, populasi jenis Rafflesia ini mencapai 171 individu. Namun perlu dicatat populasi jenis Rafflesia apapun yang berada di Indonesia sangat terbatas, sehingga perlu dilakukan penangkaran untuk menjaga kelestarian bunga langka ini.

Foto: R. zollingeriana yang admin temui, masih berupa kuncup

Si Zollingeriana ini ditemukan tumbuh mulai dari kaki bukit sampai ke lereng-lereng bukit sebelah atas dan mulai dari lokasi datar sampai curam, pada ketinggian 1 – 270 m dpl. Di Taman Nasional Meru Betiri bunga yang endemik dengan warna dominan merah ini banyak ditemui di blok Krecek.

Seperti jenis Rafflesia lainnya, Rafflesia zollingeriana merupakan tumbuhan endoparasit yang tumbuh pada akar dan batang inang Tetrastigma lanceolarium dan Tetrastigma papillosum. Rafflesia tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesa, juga tidak memiliki akar dan tangkai batang. Ketika inangnya mati, maka ia juga turut mati. Rafflesia menyerap unsur organik dan anorganik melalui haustorium atau sejenis akar dari jaringan inangnya.

Hmm menarik.. Jadi penasaran akan ada jenis apalagi yang ditemukan di Indonesia !! (Kika)

 

Referensi: GNFI, Mongabay

 

 

 

Leave a Reply