<i> Ngapain </i> Sekolah? Pelajaran dari Gerakan Mogok Iklim Sekolah Terbesar

Ngapain Sekolah? Pelajaran dari Gerakan Mogok Iklim Sekolah Terbesar

Kami berada diantara anak-anak penentang perubahan iklim di setiap sudut dunia, orang dewasa pun seharusnya bergabung bersama kami Gerakan ini dimulai depan parlemen Swedia, pada 20 Agustus, hari sekolah biasa. Greta Thunberg duduk membawa papan lukisnya dan beberapa selebaran buatan sendiri. Ini merupakan aksi mogok sekolah menentang perubahan iklim pertamanya. Jumat tidak akan ada lagi …

Baca Selengkapnya...

Press Release RawatBumi

Press Release RawatBumi

Kembali Peduli Pada Bumi Dengan Penanaman dan Bersih Sampah Di 85 Lokasi Kerusakan hutan yang terus terjadi di Indonesia dari tahun ke tahun membuat sekelompok pemuda asal Semarang tersentuh untuk berbuat sesuatu dan melakukan perubahan. Melalui Yayasan LindungiHutan yang menjadi platform penggalangan dana digital untuk pelestarian hutan Indonesia dan kesejahteraan petani bibit, mereka mengajak seluruh …

Baca Selengkapnya...

5 Alasan Kenapa Ga Akan Rugi Berkontribusi di RawatBumi

5 Alasan Kenapa Ga Akan Rugi Berkontribusi di RawatBumi

RawatBumi: Kamu Harus Ikut Ini! LindungiHutan.com, Semarang. Salam Lestari para sahabat dimanapun berada!! Apa kabar kalian? Masih semangat kan menghijaukan Indonesianya? Oya, LindungiHutan lagi punya project nih untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, ada yang sudah tahu nama projectnya? Ya, project terbaru dari LindungiHutan ini bernama Gerakan RawatBumi. “RawatBumi” adalah kampanye …

Baca Selengkapnya...

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Saat HPSN

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Saat HPSN

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) LindungiHutan.com, Semarang. Halo Sahabat, Selamat Hari Peduli Sampah Nasional !! Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pertama kali ditetapkan pada tahun 2006 setelah terjadinya tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 2005 yang merenggut 157 jiwa. Sampah memang menjadi momok bagi lingkungan, termasuk di …

Baca Selengkapnya...

Kang Maman

Kang Maman

Kang Maman, begitu ia biasa dipanggil. Nama lengkapnya Mohamad Rahman Sulaeman, asli Bandung. Pria 21 tahun ini mengejutkan tim LindungiHutan pada 12 Desember lalu setelah mengatakan akan ikut acara puncak Harapan Hutan, sebuah perayaan ulangtahun kedua Yayasan LindungiHutan, pada Minggu, 16 Desember, dengan bersepeda. Kang Maman: Bersepeda Untuk #1km1pohon Di Bumi Parahyangan Apa istimewanya bersepeda …

Baca Selengkapnya...

11.000 Mangrove Peringati 2 Tahun LindungiHutan

11.000 Mangrove Peringati 2 Tahun LindungiHutan

LindungiHutan.com, Semarang. Menutup rangkaian ulangtahun kedua Yayasan LindungiHutan, pada Minggu, 16 Desember 2018 dilaksanakan penanaman 11.000 bibit Rhizophora mucronata. 11.000 Mangrove Untuk Pesisir Mangunharjo Program penanaman ini diinisiasi oleh LindungiHutan dan mendapat dukungan kerjasama yang baik oleh sektor Pemerintah (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah) dan PT. Djarum melalui CSR Bakti Lingkungannya, Trees …

Baca Selengkapnya...

Pohon Untuk Tirang

Pohon Untuk Tirang

LindungiHutan.com, Semarang. Ada beberapa titik rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh relawan LindungiHutan Semarang, salah satunya ada di sekitar Tugurejo. Disana, dahulunya terdapat sebuah pulau yang bernama Tirang, yang saat ini hanya menyisakan garis pantai karena sudah hilang terkena abrasi. Dari Relawan LindungiHutan Semarang Untuk Tirang Yang Hilang Jaraknya cukup jauh dari pusat kota, kurang lebih …

Baca Selengkapnya...

Rob Tak Halangi Semangat TRIPARI dan Relawan LindungiHutan Semarang Tanam Mangrove di Trimulyo

Rob Tak Halangi Semangat TRIPARI dan Relawan LindungiHutan Semarang Tanam Mangrove di Trimulyo

LindungiHutan.com, Semarang. Memprihatinkan, itu adalah kata yang mungkin bisa menggambarkan kondisi lokasi penanaman yang dilakukan relawan LindungiHutan Semarang dan komunitas TRIPARI (Trimulyo Pesisir Bahari). Sudah bertahun-tahun abrasi menghajar pesisir Genuk dan memperparah kondisi lingkungan disana. “Serangan abrasi semakin hari semakin parah di sini, jadi dengan kita melakukan penanaman bibit mangrove di lokasi ini setidaknya nanti …

Baca Selengkapnya...

Mangrove Untuk Pekalongan Dari GREAT dan LindungiHutan

Mangrove Untuk Pekalongan Dari GREAT dan LindungiHutan

LindungiHutan.com, Semarang. Pekalongan merupakan salah satu kota di pesisir utara Jawa yang terkenal dengan industri batiknya, tetapi banyak yang belum menyadari bahwa Pekalongan juga menjadi salah satu kota yang terdampak abrasi cukup tinggi. Sekitar 7 kilometer atau 20 menit berkendara dari pusat kota, terdapat Mangrove Park Pekalongan. Tidak banyak yang mengetahui, apalagi jalan kesana cukup …

Baca Selengkapnya...