Press Release: HutanMerdeka with LindungiHutan

Press Release: HutanMerdeka with LindungiHutan

HutanMerdeka: “Dukung Perjuangan Mereka” Karena Penjarahan di Dalam Hutan Harus Dihapuskan! Semarang, Jawa Tengah. (17 Mei 2019) — Yayasan LindungiHutan, sebuah lembaga yang menaungi platform penggalangan dana dan gerakan pelestarian hutan yaitu LindungiHutan.com, resmi mengumumkan project terbaru dengan nama “HutanMerdeka: Dukung Perjuangan Mereka”. Gerakan ini merupakan suatu aksi nyata penanaman dan penyulaman pohon di 45 …

Baca Selengkapnya...

#BersamaMenjadiSeribu: THR untuk Antok

#BersamaMenjadiSeribu: THR untuk Antok

#BersamaMenjadiSeribu: THR Untuk Antok Makna THR bagi sebagian orang adalah tentang uang, namun tidak bagi Mas Antok. Bagi mas Antok, THR yang paling berharga adalah bibit mangrove sebagai penyelamat tempat tinggalnya. Mas Antok (26 tahun), bukanlah seorang PNS ataupun pengusaha kaya, ia hanya seorang buruh salah satu perusahaan di Semarang. Di rumah, ia tinggal bersama …

Baca Selengkapnya...

#RawatBumi: Ungkapan Cinta dan Terima Kasih untuk Bumi

#RawatBumi: Ungkapan Cinta dan Terima Kasih untuk Bumi

#RawatBumi with LindungiHutan Selepas masa persiapan yang cukup panjang sejak bulan Februari 2019 lalu, akhirnya Gerakan Rawat Bumi berhasil terlaksana dengan baik dan semarak. Diinisiasi langsung oleh Lindungihutan.com yang berkolaborasi bersama rekan-rekan relawan dari seluruh Indonesia, upaya memberikan cinta dan ungkapan rasa terima kasih kepada bumi telah terwujud dalam aksi penanaman pohon pada lebih dari 65 …

Baca Selengkapnya...

PT PLN (Persero) PUSHARLIS UP2W V Semarang Tanam 500 Mangrove

PT PLN (Persero) PUSHARLIS UP2W V Semarang Tanam 500 Mangrove

Semarang (16/04/2019). Kawasan pesisir Dukuh Tapak Kelurahan Tugurejo merupakan kawasan yang terletak di kecamatan Tugu, kota Semarang. Kawasan ini  memiliki luas lebih kurang 225 ha. Di kawasan tersebut tumbuh subur beragam jenis tanaman pesisir (mangrove) seperti Rhizopora sp, Bruguiera sp, dan Avicenia sp. Beberapa tahun yang lalu terdapat pantai yang ada di pesisir Dukuh Tapak, …

Baca Selengkapnya...

<i> Ngapain </i> Sekolah? Pelajaran dari Gerakan Mogok Iklim Sekolah Terbesar

Ngapain Sekolah? Pelajaran dari Gerakan Mogok Iklim Sekolah Terbesar

Kami berada diantara anak-anak penentang perubahan iklim di setiap sudut dunia, orang dewasa pun seharusnya bergabung bersama kami Gerakan ini dimulai depan parlemen Swedia, pada 20 Agustus, hari sekolah biasa. Greta Thunberg duduk membawa papan lukisnya dan beberapa selebaran buatan sendiri. Ini merupakan aksi mogok sekolah menentang perubahan iklim pertamanya. Jumat tidak akan ada lagi …

Baca Selengkapnya...

Press Release RawatBumi

Press Release RawatBumi

Kembali Peduli Pada Bumi Dengan Penanaman dan Bersih Sampah Di 85 Lokasi Kerusakan hutan yang terus terjadi di Indonesia dari tahun ke tahun membuat sekelompok pemuda asal Semarang tersentuh untuk berbuat sesuatu dan melakukan perubahan. Melalui Yayasan LindungiHutan yang menjadi platform penggalangan dana digital untuk pelestarian hutan Indonesia dan kesejahteraan petani bibit, mereka mengajak seluruh …

Baca Selengkapnya...

5 Alasan Kenapa Ga Akan Rugi Berkontribusi di RawatBumi

5 Alasan Kenapa Ga Akan Rugi Berkontribusi di RawatBumi

RawatBumi: Kamu Harus Ikut Ini! LindungiHutan.com, Semarang. Salam Lestari para sahabat dimanapun berada!! Apa kabar kalian? Masih semangat kan menghijaukan Indonesianya? Oya, LindungiHutan lagi punya project nih untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, ada yang sudah tahu nama projectnya? Ya, project terbaru dari LindungiHutan ini bernama Gerakan RawatBumi. “RawatBumi” adalah kampanye …

Baca Selengkapnya...

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Saat HPSN

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Saat HPSN

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) LindungiHutan.com, Semarang. Halo Sahabat, Selamat Hari Peduli Sampah Nasional !! Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pertama kali ditetapkan pada tahun 2006 setelah terjadinya tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 2005 yang merenggut 157 jiwa. Sampah memang menjadi momok bagi lingkungan, termasuk di …

Baca Selengkapnya...

Kang Maman

Kang Maman

Kang Maman, begitu ia biasa dipanggil. Nama lengkapnya Mohamad Rahman Sulaeman, asli Bandung. Pria 21 tahun ini mengejutkan tim LindungiHutan pada 12 Desember lalu setelah mengatakan akan ikut acara puncak Harapan Hutan, sebuah perayaan ulangtahun kedua Yayasan LindungiHutan, pada Minggu, 16 Desember, dengan bersepeda. Kang Maman: Bersepeda Untuk #1km1pohon Di Bumi Parahyangan Apa istimewanya bersepeda …

Baca Selengkapnya...