Menelisik Lebih Jauh Hutan Pinus

oleh: Idayatul R

www.inspirasi.co

 

 

Hutan pinus – bagi kamu para pemburu destinasi wisata, pasti sudah tidak asing lagi dengan hutan yang satu ini. Pemandangannya yang begitu memukau, dalam sekejap mampu memikat para pasang mata. Bagaimana tidak, pepohonannya yang rindang mampu mendamaikan jiwa. Tidak mengherankan jika tempat ini kerap menjadi pilihan untuk merebah dari rutinitas yang melelahkan. Ditambah lagi, di beberapa tempat telah didesain sedemikian rupa dengan spot foto ala anak hits yang semakin mempercantik pemandangan. Heeemmm, lengkaplah alasan untuk berlama-lama di hutan ini.

Namun, tahukah kamu sisi lain di balik hutan pinus ini? Yuk, kita telisik lebih jauh!

Pohon pinus atau Pinus merkusii Jung. et de Vriese merupakan salah satu jenis tanaman asli Indonesia, yang awalnya tersebar di wilayah Aceh Darusalam, Tapanuli dan Kerinci, Sumatera. Pinus ini lambat laun mulai ditanam di pulau Jawa dan terus berkembang untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kertas sekaligus sebagai upaya reboisasi lahan-lahan kritis. Selain di Indonesia, pohon pinus ini juga tumbuh di Vietnam, Kamboja, Thailand, Burma (Myanmar), India dan Filipina.

Seperti yang kita tahu, pohon pinus banyak ditemukan di lereng-lereng gunung. Hal ini karena pohon pinus tidak mampu bertahan hidup pada daerah-daerah resapan air. Pohon pinus memiliki daun yang berbentuk jarum serta banyak mempunyai stomata, sehingga akan banyak menyerap dan menguapkan air.

Namun di balik itu, ternyata pohon pinus ini tidak memerlukan syarat-syarat tempat tumbuh yang khusus karena pohon pinus dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah bahkan pada tanah dengan pH asam. Pohon pinus mudah beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, sehingga tidak mengherankan jika kini banyak yang memanfaatkannya sebagai tanaman penghijauan. Salah satunya seperti yang kita lihat sekarang ini banyak terdapat di hutan-hutan milik Perhutani. Pohon pinus ini sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan kayu dan getahnya, serta konservasi lahan.

Bagaimana syarat tumbuh pohon pinus? Nah, pohon pinus ini dapat tumbuh dengan ketinggian antara 400 – 2.000 mdpl., dengan suhu maksimum tahunan 18 – 21o C dan curah hujan rata-rata 1.000 – 2.000 mm/th. Pohon pinus yang ditanam pada ketinggian tempat kurang dari 400 mdpl akan menyebabkan pertumbuhannya tidak optimal karena suhu udara yang terlalu tinggi. Selain itu, pertumbuhan pohon pinus yang ditanam di ketinggian tempat lebih dari 2000 mdpl juga tidak akan optimal karena terhambatnya proses fotosintesis.

Pada masa  pertumbuhannya, pohon pinus ini dapat tumbuh hingga tingginya mencapai 20-40 meter dengan diameter 70-90 cm. Pada pohon pinus yang sudah tua, diameter pohon dapat mencapai 100-145 cm. Batang bebas cabang pohon pinus sekitar 2-23 meter. Berdasarkan kondisi pohonnya, jika tegakan tertutup bentuk batang pohon pinus akan lurus, namun pada kondisi tegakan terbuka/jarang batangnya akan bengkok.

Sedikit berbincang, masyarakat Korea khususnya, mengasosiasikan kondisi pohon pinus ini sebagai simbol cinta. Ya, batangnya yang lurus dan tidak bercabang inilah yang diartikan sebagai lambang kesetiaan dan hati yang tidak bercabang. Begitu pun makna filososfisnya, hal yang tidak dapat dipungkiri dari hutan pinus ini adalah dari segi fungsi dan manfaatnya bagi kehidupan baik berkaitan dengan ekonomi industri, kesehatan maupun lingkungan tempat tinggal.

Seperti yang telah kita bahas tadi, pohon pinus ini banyak dimanfaatkan kayu dan getahnya. Kayu dari pohon pinus dapat dimanfaatkan antara lain sebagai bahan dasar pembuatan berbagai furnitur seperti lemari, kursi, meja, dan lain sebagainya; Seratnya dapat dimanfaatkan untuk bahan dasar pembuatan barang kerajinan seperti mainan, miniatur, tempat lilin, aksesoris penghias meja dan aksesoris dapur; selain itu, dapat pula digunakan untuk bahan pembuatan kertas, batang korek api, pensil, sumpit, bahan bakar dan bahan campuran pupuk. Getahnya dapat dijadikan gondorukem, sabun, perekat, cat, kosmetik dan bahan dasar pengencer cat.

Tidak hanya untuk industri, pohon pinus ternyata juga memiliki manfaat dalam bidang kesehatan sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan obat dan suplemen serta meringankan stres. Kulit dan daun pinus memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan yaitu vitamin C dan senyawa antioksidan berupa flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan; aroma pohonnya memiliki efek terapi bermanfaat untuk  mengurangi stres; aroma minyak esensial pinus dapat mengatasi gangguan pernapasan seperti sinus, pilek, bronchitis, dan sesak napas; serta dapat pula dimanfaatkan untuk meredakan nyeri otot.

Selain manfaat-manfaat tersebut, hutan pinus sebagai tanaman penghijauan secara alami memiliki manfaat antara lain: dapat mengurangi lahan longsor karena mempunyai perakaran yang dalam dan berat pohon pinus yang tidak terlalu berat dan terlalu ringan dapat meningkatkan tegangan kekang pada bidang longsor, sehingga berpotensi untuk mengurangi kerentanan dan terjadinya longsor; mengurangi erosi karena tajuknya dapat menghambat tenaga kinetik jatuhan air hujan; sersahnya dapat menghalangi pukulan air hujan secara langsung sehingga erosi percik berkurang; daunnya mempunyai nilai evapotranspirasi yang tinggi, sehingga dapat dengan cepat mengurangi kadar lengas dalam tanah (tanah tidak mudah menjadi jenuh air); dan sersah yang terdekomposisi akan membentuk agregat-agregat tanah, sehingga akan meningkatkan infiltrasi air dan mengurangi aliran permukaan.

Nah, dari beragam manfaat tersebut jelaslah hutan pinus ini kaya akan manfaat untuk keberlangsungan hidup manusia di muka bumi ini. Bukan hanya untuk perekonomian semata, melainkan juga kesehatan serta yang terpenting adalah untuk menjaga kelestariannya sehingga dapat diwariskan pada anak cucu kita kelak. Salam Lestari!

 

Sumber:

Prehaten, D & Supriyo, H. 2013. Kandungan Unsur Hara Daun Pinus Merkusii Jungh. et de Vriese dan Sifat-Sifat Tanah di Tegakan dengan Produksi Getah yang Bervariasi, dalam Jurnal Ilmu Kehutanan, Vol VII No. 2.

https://www.marmans.com/2016/11/hutan-pinus-bantul-jogja-wisataalamjogja.html

https://manfaat.co.id/manfaat-pohon-pinus

http://www.mikirbae.com/2015/04/manfaat-pohon-pinus.html

http://abiyunashihin.blogspot.co.id/2015/06/filosofi-pohon-pinus.html

http://infoherbalis.com/2016/09/manfaat-pohon-pinus-bagi-kehidupan-manusia.html

https://satujam.com/hutan-pinus/

https://foresteract.com/pohon-pinus-pinus-merkusii-hutan-pinus-habitat-sebaran-morfologi-manfaat-dan-budidaya/