LindungiHutan Resmi Mengumumkan CEO Baru

Miftachur Robani, CMO LindungiHutan, mengutarakan gagasan untuk project RimbaBima di hadapan peserta workshop dan perwakilan BAKTI Kominfo. (Dok: TIm Dayamaya)
Miftachur Robani yang kerap disapa “Ben” telah resmi diangkat sebagai CEO, setelah sebelumnya menduduki jabatan CMO LindungiHutan (Dok: Tim Dayamaya)

Semarang, 13 Januari 2020– LindungiHutan resmi mengumumkan pengangkatan Miftachurrobani sebagai Chief Executive Officer (CEO) setelah Hario Laskito Ardi selaku Founder dan Chief Executive Officer LindungiHutan mengundurkan diri secara resmi pada tanggal 6 September 2019.  Pergantian kepemimpinan ini terhitung berlaku efektif per Desember 2019, sekaligus mengambil momentum tiga tahun berdirinya LindungiHutan.

Hario mengaku sudah tidak lagi dapat melanjutkan perjuangan bersama tim karena keterbatasan tempat dan waktu. “Keluarga saya membutuhkan kehadiran saya di Batam. Agar tidak menjadi beban, saya memilih mundur dan menolak tugas yang diberikan untuk saya demi kemajuan LindungiHutan” ujar Hario.

Nama Hario bukanlah sosok asing dikalangan internal serta eksternal mengingat 2 Tahun 8 bulan masa kepemimpinan Hario yang telah mengantar LindungiHutan sebagai platform crowdplanting yang telah dikenal khalayak luas.

Chasif Syadzali mengatakan, “Sangat disayangkan, kami tidak bisa menahan dan menghalangi saudara Hario untuk meraih cita-cita dan kehidupan yang lebih baik ditempat lain. Meski kami tahu bahwasanya kehilangan sosok pendiri sekaligus pemimpin adalah kerugian besar bagi kami, namun jika saudara Hario memilih untuk tidak berjuang lagi bersama kami, kami harus menghargai pilihan beliau.”

Sosok Chasif jarang dikenal publik sebagai Co-Founder dari LindungiHutan, namun pengembangan produk teknologi LindungiHutan sudah digarapnya sejak awal berdirinya platform crowdplanting tersebut.

“Melestarikan hutan dan alam bukanlah pekerjaan mudah, butuh perjuangan, pengorbanan, determinasi, keyakinan, dan keikhlasan untuk kelestarian alam. Tapi saya percaya dengan platform LindungiHutan yang kami kembangkan dapat memudahkan masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian alam dan lingkungan.” imbuhnya.

Foto Bersama Chasif Syadzali, Hario Laskito Ardi , dan Miftachurrobani
Foto Bersama Chasif Syadzali, Hario Laskito Ardi , dan Miftachurrobani (foto dari kiri ke kanan dok. pribadi)

Sebelumnya, nama LindungiHutan digunakan oleh Hario, Riska dan Alwi pada tahun 2015 untuk mengikuti lomba “SocioDigi Leader” yang diadakan oleh Telkom. Saat itu, proyek yang dikembangkan adalah teknologi pelaporan masalah hutan dimana pengguna dapat melaporkan masalah hutan. Namun, karena dilatarbelakangi oleh kebutuhan yang berbeda, tim tersebut membubarkan diri dan tidak melanjutkan aktivitas tersebut. Hingga pada Oktober 2016 Hario mengajak Chasif Syadzali yang kerap disapa “Cacip” untuk merecovery Lindungihutan.

LindungiHutan lahir dengan konsep baru sebagai situs penggalangan dana untuk konservasi hutan dan alam. setelahnya Hario dan Cacip menggandeng Aini dan melakukan peresmian proyek tersebut pada Desember 2016 dengan diadakannya penanaman pertama di 18 Desember 2016 . kemudian, Aini memutuskan untuk mengundurkan diri pada Januari 2017 dan digantikan oleh Miftachurrobani pada Februari 2017.

Setelahnya, platform ini mengalami perkembangan dibuktikan dengan keikutsertaan pada aktifitas kompetisi seperti Gerakan 1000 Startup Digital, The Nextdev, SocioDigi Leader, Startup Istanbul, Hacksprint, dan lain sebagainya. Sejak saat itu, nama LindungiHutan dapat dikenal secara luas kepada masyarakat melalui platform digital.

Atas pencapaian yang telah diterima oleh LindungiHutan tidak akan menutup kemungkinan untuk mencapai taraf yang lebih tinggi dengan pimpinan yang baru. Miftachurrobani atau yang kerap disapa “Ben” sebelumnya menempati posisi Chief Marketing Officer (CMO), dan setelahnya Ben dipercaya untuk memegang dan mengelola kepemimpinan internal LindungiHutan didukung oleh latarbelakang pendidikan Ben yang telah mengambil gelar Sarjana Komputer di UNISBANK dan telah menyelesaikan Magister Komputer di UNDIP

“Kami mengarah menjadi market leader untuk teknologi pelestarian lingkungan dan penghijauan. Berbekal pengalaman tiga tahun menjadi platform crowdplanting, kami ingin menyasar market global dan menyediakan produk yang memungkinkan kita berkontribusi untuk alam dengan cara yang lebih mudah dan transparan. Kami juga selalu menjaga dua nilai, yaitu: edukatif dan partisipatif” tegas Ben.

“Kami tetap dengan semangat yang sama, tim sedang membagi tugas dan saling bantu, kami saat ini melakukan banyak perbaikan dan perubahan yang dapat dilihat beberapa bulan kedepan. InsyaAllah ada beberapa produk yang akan kami rilis.” imbuhnya.

Sebagai tempat bertemunya stakeholder untuk berjejaring dan berkolaborasi dalam melindungi hutan, LindungiHutan telah berusaha menyelaraskan proses internal dengan menghadirkan para individu yang profesional dibidangnya dengan penyesuaian struktur kepengurusan. Di bawah kepemimpinan baru, LindungiHutan rupanya  mengangkat asas profesionalitas dan transparansi serta fokus pada pelayanan dan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan customer yang didukung oleh riset dan validasi terhadap apa yang menjadi masalah customer sehingga dapat memberikan pelayanan dan produk yang terbaik. Jika diperhatikan, terdapat sedikit perubahan pada desain website dan skema alur proses dari bisnis yang telah terbangun. Kampanye-kampanye penanaman semakin membaik dan aktifitas masih berjalan baik seperti biasa dapat dilihat pada laman LindungiHutan.com

Estafet kepemimpinan yang akan dilanjutkan oleh Ben diharapkan dapat membawa perubahan signifikan pada kinerja LindungiHutan. Sementara itu, Hario Laskito Ardi akan tetap dihormati sebagai founder LindungiHutan dan akan tetap mendukung penuh kesuksesan bersama. 

Enable Notifications.    Ok No thanks