Beberapa Solusi Penanggulangan Banjir Rob Yang Bisa Kamu Coba

Beberapa Solusi Penanggulangan Banjir Rob Yang Bisa Kamu Coba

LindungiHutan.com, Semarang. Berkaca dari penyebab terjadinya, penanggulangan banjir rob semestinya dilakukan secara kompak antar berbagai pihak. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh warga masyarakat untuk dapat mencegah terjadinya banjir rob. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat mengatasi terjadinya banjir adalah sebagai berikut:

— Melakukan pemanenan air hujan di daerah atas, pembuatan pompa untuk daerah bawah, dan membendung air laut yang masuk ke daratan.

— Membuat sumur resapan sehingga air yang berada dipermukaan tanah bisa menambah volume air bawah tanah.

foto: ilustrasi sumur resapan (jatengpos)

— Melakukan konsep water front city, yaitu menjadikan air sebagai bagian kehidupan sehari- hari dari amsyarakat. Konsep ini dapat diterapkan di aderah yang mempunyai tingkat penurunan tanah yang tinggi. Konsep ini secera tidak langsung menghendaki masyarakat untuk membuat rumah panggung dengan kondisi sekelilingnya adalah air bersih.

— Melakukan konseptidal gate, yaitu meletakkan pintu air atau pintu pasang surut di daerah muara degan tujuan untuk mencegah air laut yang datan dan masuk ke sungai terlalu besar.

— Pembangunan polder, yaitu pembuatan kolam kecil yang digunakan untuk menampung rob. Polder- polder tersebut harus ditata sedemikian rupa dan dilakukan secara terpadu, serta menjadi bagian dari drainase kota.

foto: Polder Tawang, Semarang (noem3d)

— Mengurangi efek pemanasan global dengan mengurangi pemakaian kendaraan bermotor dan barang-barang elektronik yang meningkatkan lepasnya gas rumah kaca.

— Menanam mangrove. Akar mangrove dapat berperan sebagai jaring yang menjerat sedimen sehingga mengurangi dampak abrasi akibat adanya banjir rob.

Nah, diatas tadi adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menanggulangi banjir rob yang sering terjadi di pesisir pantai. Dari cara-cara diatas, ada yang bisa kalian lakukan loh Sahabat !!

Untuk memulainya, bisa klik disini. (Kika)

 

Referensi: ilmugeografi.com 

Leave a Reply