Aksi Relawan LindungiHutan Lampung Memperingati HCPSN, Tanam 500 Bibit Mangrove Di Teluk Betung

LindungiHutan.com, Semarang. Tanggal 5 November diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. Keadaan hutan yang semakin menyusut dari tahun ke tahun menyebabkan menurunnya populasi spesies puspa dan satwa yang hidup di dalamnya pula. Oleh sebab itu, penanaman dan penghutanan kembali dapat menjadi salah satu cara untuk mengembalikan habitat untuk kelestarian satwa dan juga puspa kedepannya.

Daam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, pada Minggu, 04 November 2018 lalu, relawan LindungiHutan Lampung mengadakan aksi penanaman pohon mangrove di pinggir laut RT 05 dan 06, LK 1, Kelurahan Karang Raya, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Acara penanaman ini juga bertujuan untuk ketahanan daerah yang rawan banjir dan abrasi.

“Penanaman ini bertujuan untuk menumbuhkan benteng pertahanan alami di lingkungan pemukiman yang berada di laut ini. Dan berdasarkan informasi warga wilayah ini pernah dilanda banjir hingga ke pemukiman darat,” Kata Ashri Fadilla, Koordinator Relawan Lindungi Hutan Lampung.

Ia juga menambahkan pemilihan tempat di kelurahan KarangRaya ini berdasarkan hasil riset timnya. Ketua RT 06, LK 1, Karang Raya juga menjelaskan bahwa hampir setiap tahun terjadi banjir rob yang cukup luas, sehingga kegiatan ini diharapkan sangat bermanfaat bagi perlindungan dan pertahanan kelurahan.
Hutan mangrove di Lampung jumlahnya masih sedikit.

Kebanyakan hutan mangrove berada di pesisir timur Lampung. Kata Komang, relawan Lindungi Hutan Lampung. 500 bibit pohon mangrove ditanam pada kegiatan ini. Mangrove yang menjadi bibit adalah mangrove yang berusia 4 bulan.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 orang dan hanya dilakukan oleh para relawan Lindungi Hutan Lampung, kegiatan ini dilakukan dengan bekerjasama antara warga kelurahan dan beberapa komunitas di Lampung.

“Kami mengadakan acara ini bekerja sama dengan warga kelurahan dan beberapa komunitas. Warga sebagai pendukung pemeliharaan, dan komunitas sebagai pengenalan juga dalam pelestarian hutan di Lampung. Masyarakat juga membantu dengan donasinya melalui website lindungihutan.com,” kata Ashri.

 

Sumber: Lampost