5 Alasan Kenapa Ga Akan Rugi Berkontribusi di RawatBumi

RawatBumi: Kamu Harus Ikut Ini!

LindungiHutan.com, Semarang. Salam Lestari para sahabat dimanapun berada!! Apa kabar kalian? Masih semangat kan menghijaukan Indonesianya?

Oya, LindungiHutan lagi punya project nih untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, ada yang sudah tahu nama projectnya? Ya, project terbaru dari LindungiHutan ini bernama Gerakan RawatBumi.

“RawatBumi” adalah kampanye alam penanaman pohon dan bersih sampah yang dilaksanakan secara gotong royong pada area konservasi di lebih dari 80 daerah se-Indonesia. Kampanye ini diinisasi oleh LindungiHutan bekerjasama dengan relawan, masyarakat, pemerintah dan perusahaan setempat dengan tujuan membangun kepedulian terhadap pelestarian alam.

Nah, di postingan kali ini,  mimin mau berbagi alasan kenapa sih kalian ga akan rugi untuk ikut berkontribusi di Gerakan RawatBumi ini, yuk cus~

 

mari-rawatbumi.jpg

1.      Ikut serta dalam menghijaukan kembali Indonesia

Indonesia dahulu dikenal sebagai “zamrud khatulistiwa” dan “paru-paru dunia” berkat lebatnya hutan yang ada di Sumatera hingga Papua. Tetapi sayang sekali saat ini Indonesia malah menjadi salah satu negara dengan tingkat kerusakan hutan tertinggi di dunia setelah kehilangan hutan aslinya sebesar 72%, dan hanya menyisakan sekitar 125,9 juta hektar hutan darat dan sekitar 3,5 juta hektar hutan mangrove. Miris kan, Sahabat?

Dengan ikut RawatBumi, kalian bisa ikut serta dalam penyelamatan hutan Indonesia lho. Selain itu, kalian juga ikut serta mewujudkan #2020IndonesiaBebasSampah karena kegiatan RawatBumi tidak hanya menanam tetapi juga bersih sampah!!

2.      Dilakukan di berbagai daerah se-Indonesia

Jika pada project sebelumnya (Harapan Hutan-red) hanya dilaksanakan di Semarang dan Kendal, maka project ini akan dilaksanakan di 80++ daerah dari Aceh hingga Jayapura. Daftar lengkap daerah bisa kalian lihat di sini. Sebagian besar penanaman dilaksanakan di pesisir sebagai greenbelt, namun banyak juga yang dilaksanakan di gunung, seperti di Gunung Andong, Muria, Bukit Patrabulu, dan lain-lain.

Jadi, anak gunung maupun anak pantai, yang wibu atau pecinta oppa-oppa, peminum kopi penikmat senja, kalian bisa ikut berkontribusi di RawatBumi semua tanpa terkecuali, dan mari bersama menghijaukan Indonesia!!

 

rawatbumi-penanaman-serentak-peringati-hari-bumi.jpg

 

3.      Wujud syukur dan terimakasih pada bumi

Hayo, sudah hidup di bumi berapa lama?? 17? 20? Apa 25 tahun kayak mimin?? *eh ketauan tuanya 😀

Sudah menghirup oksigen berapa liter selama ini?? Apa ndak pengen gitu berterimakasih sama bumi yang setiap hari kita hidup di dalamnya ini?? Bumi semakin tua lho, menurut yang mimin baca dari Wikipedia bin google, bumi saat ini berusia 4,543 miliar tahun!!

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bersyukur dan berterimakasih pada bumi sih, salah satunya ya ikutan penanaman dan bersih sampah di RawatBumi, hehe~

4.      Menambah pahala

Baik donasi atau ikut gabung aksi, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan mendapatkan pahala karena sudah berbuat baik. Bahkan kalian bukan hanya berbuat baik untuk bumi lho, tapi kalian juga ikut serta mewariskan kondisi bumi yang lebih baik untuk ditinggali oleh generasi mendatang.

Tidak bisa donasi, mau gabung aksi juga belum bisa? Tenang saja, kalian juga bisa bantu dengan menyebarluaskan informasi adanya Gerakan RawatBumi ke semua orang yang kalian kenal, agar lebih banyak lagi yang sadar bahwa kita butuh bumi, dan bumi butuh kita!!

rawatbumi-with-lindungihutan.jpg

 

5.      Diinisiasi oleh startup crowdsourcing kece yang fokus dalam pelestarian hutan Indonesia

Gerakan RawatBumi ini diinisiasi oleh LindungiHutan, startup penggalangan dana digital untuk pelestarian hutan dan pemberdayaan petani bibit di Indonesia. Kami punya visi menghijaukan Indonesia, dengan misi menanam sejumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 nanti. Kalian bisa mengunjungi website kami untuk lebih mengenal kami dan apa saja aktivitas yang sudah kami kerjakan.

Oya, LindungiHutan tidak hanya menanam lho, setelah penanaman kami juga melakukan kegiatan pasca-penanaman meliputi perawatan tanaman dan monitoring yang dapat dipantau secara transparan melalui website.

Terus setelah semua penjelasan mimin diatas, kalian masih ragu? Atau kalian punya alasan lain? Sini bisikin mimin.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah sebuah startup asal kota Semarang yang berfokus pada penggalangan dana dan gerakan pelestarian kawasan hutan. Visi LindungiHutan yaitu “Bersama Menghijaukan Indonesia” dan Misi untuk “Menanam sejumlah penduduk Indonesia pada 2020”. Relawan LindungiHutan saat ini telah tersebar di lebih dari 70 daerah dengan total 4.000 relawan terdaftar.

Blog LindungiHutan adalah media publikasi digital yang berisi tentang kegiatan, kampanye alam dan relawan LindungiHutan. (Kika/LindungiHutan)