1.000 Mangrove untuk Situbondo

Peserta Penanaman 1000 Mangrove
Peserta Penanaman 1000 Mangrove untuk Pantai Berigheen (Dok. LindungiHutan)

Situbondo – Relawan LindungiHutan Situbondo bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Situbondo, Komunitas BTS Army Indonesia, Komunitas CISC Situbondo, beserta beberapa Komunitas Pecinta Alam setempat, telah selesai menyelenggarakan aksi penanaman 1.000 Mangrove untuk Pantai Berigheen. Penanaman ini sukses dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Desember 2019.

Acara ini diselenggarakan atas kesadaran Relawan yang mulai mengkhawatirkan kondisi Pantai Berigheen akibat abrasi yang selama dua tahun terakhir sudah mencapai 5-10 meter dari garis pantai. Selain abrasi, Pantai Berigheen juga dipenuhi tumpukan sampah plastik dan kayu hanyut yang terdampar pada pesisir pantai. Hal tersebut dapat merusak pemandangan di Pantai Berigheen, selanjutnya beberapa sampah juga telah terkubur dan tampak semakin susah untuk diangkut.

Aksi ini berhasil menjaring 44 Relawan dengan 1.300 bibit mangrove yang berhasil tertanam. Namun, tepat disaat hari penanaman tiba, terdapat beberapa bibit yang terbawa ombak, sehingga jumlah bibit yang tertanam tidak mencapai 1.300. Tetapi pihak penjual menggantikan bibit yang terbawa ombak tersebut dan akan ditanam oleh relawan LindungiHutan pada keesokan harinya, 16 Desember 2019.

Mangrove untuk Pantai Barighaan
Aksi Penanaman 1000 Mangrove untuk Pantai Barighaan Situbondo (Dok. LindungiHutan)

Kabupaten Situbondo merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur, lebih tepatnya berada di antara Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Banyuwangi. Situbondo sendiri terkenal dengan keindahan wisata pantainya yang terhampar dari ujung Barat hingga ujung Timur. Salah satunya adalah Pantai Berigheen.

Pelajari lebih lanjut : Kegiatan yang Bisa Dilakukan Saat HSPN

Pantai Berigheen merupakan salah satu dari tiga pantai yang terletak di Kecamatan Panarukan, lebih tepatnya di Desa Peleyan. Pantai ini dikelola oleh Pemerintah setempat sebagai tempat pariwisata dan kegiatan perdagangan hasil laut. Dilansir dari Website Resmi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur,  Pemerintah Provinsi Jawa Timur kerap melakukan kegiatan pemantauan dan atau monitoring pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan di wilayah Banyuwangi dan Situbondo. Total lokasi vegetasi mangrove/ bakau di Kabupaten Situbondo berjumlah 11 titik. Untuk memantau lokasi tersebut, Pemerintah melakukan kerjasama dengan warga setempat.

Selain berguna untuk mencegah abrasi pantai serta meredam gelombang besar yang dapat berpotensi sebagai tsunami, mangrove juga berguna sebagai habitat asli berbagai macam jenis satwa dan tempat perkembangbiakan berbagai macam hewan laut. (Intan Widianti Kartika Putri / LindungiHutan)