Mengapa Kebakaran Hutan Kerap Terjadi di Indonesia?

Mengapa Kebakaran Hutan Kerap Terjadi di Indonesia?

Kedatangan musim kemarau selalu menjadi ujian terbesar bagi pencegahan kebakaran hutan di Indonesia. Setiap tahunnya Indonesia selalu mengalami permasalahan besar dengan kebakaran hutan, terutama ketika datangnya kemarau. Walaupun dinobatkan sebagai negara pemilik hutan hujan terbesar ketiga di dunia, hal itu tidak dapat menepis fakta bahwa angka kebakaran hutan di Indonesia masih sangat tinggi. Dan seringkali …

Baca Selengkapnya...

Upaya Konservasi Pesut Mahakam dari Kepunahan

Upaya Konservasi Pesut Mahakam dari Kepunahan

Anda–yang terutama pecinta sepak bola–mungkin tahu klub bola asal Kota Samarinda. Ya, apa lagi kalau bukan Pusamania Borneo FC (PBFC), klub yang bermarkas di stadion Segiri ini memiliki karakteristik yang cukup unik mulai dari warna orange yang terang, pulau dan batik khas Kalimantan, dan yang utama pesut Mahakam sebagai hewan endemik Kalimantan. Keempat ciri khas …

Baca Selengkapnya...

Keledang: Flora Langka Kaya Manfaat dari Hutan Kalimantan

Keledang: Flora Langka Kaya Manfaat dari Hutan Kalimantan

Seorang kawan pernah bertanya, “Di Kalimantan itu bagaimana dan ada apa aja sih?” Sontak saya tertawa jelas karena rasa penasarannya tentang Kalimantan yang dikira hanyalah hutan belantara. Tidak ada mall atau gedung-gedung tinggi menjulang macam di Surabaya terlebih Jakarta. Padahal, di Kalimantan terdapat sebuah flora langka, Keledang yang kaya manfaat. Belum sempat saya menjawab, ia …

Baca Selengkapnya...

Tanami: Mengenal Sengon dan Membudidayakannya

Tanami: Mengenal Sengon dan Membudidayakannya

Pada Guinness Book of Records, pohon sengon dinobatkan sebagai pohon dengan laju pertumbuhan tercepat di dunia. Sengon mampu tumbuh hingga ketinggian 40 meter selama 15 tahun. Setiap tahunnya, pertambahan tinggi sengon sebesar 7 meter pada lahan yang subur. Tinggi bebas cabang (TBC) sengon mampu mencapai 20 meter dengan diameter sampai 100 cm. Sebaran lokasi tumbuh …

Baca Selengkapnya...

Menstrual Cup: Sahabat Lingkungan yang Berisiko Tinggi

Menstrual Cup: Sahabat Lingkungan yang Berisiko Tinggi

Akhir-akhir ini, menstrual cup menjadi populer di kalangan masyarakat, terutama kalangan para pegiat lingkungan. Kendati belum banyak yang familiar, nyatanya produk ini digadang-gadang sebagai pengganti pembalut sekali pakai dan lebih ramah lingkungan. Jika dibandingkan, menstrual cup dapat dipakai berulang kali, sementara pembalut sekali pakai hanya bisa dipakai satu kali setelah itu langsung dibuang. Sampah pembalut …

Baca Selengkapnya...

Enable Notifications.    Ok No thanks